Usaha

 photo cooltext934587768.png
Home » » MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN


KATA PENGANTAR

Assalamu'alaikum WR. WB
Puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan kepada penulis, sehingga penyusun dapat menyelesaikan sebagaimana adanya. Makalah ini disusun dan diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Media Pembelajaran Bahasa Arab.
Penulis  menyadari bahwa penulis makalah ini sungguh Masih jauh dari kesempurnaan, olah sebab itu kami mohon maaf, serta kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi perbaikan tugas di masa yang akan datang.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi mahasiswa lainnya dan di ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum WR. WB
Metro, 26 Maret 2011

Penyusun


 DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR ...................................................................................... i
DAFTAR ISI ...................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................. 1
BAB IIPEMBAHASAN..................................................................................... 2
TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN............................. 2
  1. Pengertian Teknologi dan Komunikasi..................................................... 2
  2. Teknologi Komunikasi.............................................................................. 2
1.    Siaran Radio Pendidikan..................................................................     4  
2.    Siaran Televisi Pendidikan...............................................................     5
  1. Dampak Teknologi Komunikasi ............................................................... 6
Dampak Teknologi Komunikasi Positif.............................................. 6
Dampak Teknologi Komunikasi Negatif............................................. 7
                                     
BAB III KESIMPULAN...............................................................................     8
DAFTARPUSTAKA



BAB I
PENDAHULUAN

Teknologi pembelajaran telah berkembang, sebagai teori dan praktik dimana proses, sumber, dan sistem belajar pada manusia baik perseorangan maupun dalam suatu ikatan organisasi dapat dirancang, dikembangkan, dimanfaatkan, dikelola, dan dievaluasi. Dan melalui penerapan teknologi pembelajaran dengan mendayagunakan sumber-sumber belajar untuk tujuan pembelajaran.
Salah satu bentuk sumber belajar yang potensial adalah yang dikembangkan berdasarkan teori komunikasidan memanfaatkan atau mendayagunakan berbagai bentuk dan jenis teknologi komunikasi. Artinya, media komunikasi massa mempunyai potensi besar untuk digunakan dan dimanfaatkan sebagai sumber belajar dan pembelajaran.
Pada hakikatnya teknologi pembelajaran adalah suatu disiplin yang berkepentingan dengan pemecahan masalah belajar dengan berlandaskan pada serangkaian prinsip dan menggunakan berbagai macam pendekatan atau teori komunikasi dan teknologi komunikasi.
                Setiap teknologi dibangun atas dasar suatu teori tertentu. Demikian pula pada teknologi pembelajaran, dibangun atas dasar prinsip-prinsip yang ditarik dari teori komunikasi terutama hasil-hasil penelitian dalam pemanfaatan media, khususnya media komunikasi. Dan dalam makalah kami akan membahas tentang Teknologi Komunikasi dalam Pendidikan.



                                                                    BAB II
PEMBAHASAN
TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

A.                Pengertian Teknologi dan Komunikasi
Kata “teknologi” berasal dari kata latin “tekno” yang bahasa inggrisnya “art” dan dari kata “logos” atau “ilmu”. Menurut Webster, “art” adalah keterampilan yang diperoleh lewat pengalaman, studi, dan observasi (1983:105). Dengan demikian, teknologi tidak lebih dari suatu ilmu yang membahas tentang keterampilan yang diperoleh lewat pengalaman, studi dan observasi.
Kata komunikasi berasal dari bahasa latin communicare yang berarti sama. Maksudnya sama dalam hal pengertian dan pendapat antara komunikator dan komunikan. Secara etimologis, komunikasi berasal dari kata to communicate. Yang berati komunikasi merupakan proses menyampaikan pesan dari seseorang kepada orang lain sehingga diperoleh pengertian yang sama. Kehidupan manusia akan tampak “hampa” apabila tidak ada komunikasi. Karena tanpa komunikasi tidak akan mungkin terjadi iteraksi sosial ataupun interaksi antar manusia, baik secara individu ataupun kelompok. Tindakan komunikasi dapat dilakukan secara verbal yaitu dengan menggunakan kata-kata baik lisan atau tulisan. Secara nonverbal dalam bentuk isyarat (gesture), sikap tingkah laku, gambar-gambar dan lain sebagainya. Dengan berkomunikasi orang dapat mengubah dan mempengaruhi sikap orang lain, komunikasi memungkinkan pemindahan dan penyebaran ide kepada orang lain, tau penemuan ide baru.
B.                 Teknologi Komunikasi
Kata teknologi berasal dari istilah teckne yang berarti sebagai seni (art) atau keterampilan (skill). Pada hakikatnya teknologi merupakan penerapan ilmu atau pengetahuan lain yang terorganisir ke dalam tugas-tugas praktis (Galbraith dalam AECT 1977). Pengertian teknologi sebagai kumpulan pengetahuan, melengkapi pengertian teknologi sebagai barang buatan yang ditujukan untuk mendukung kegiatan manusia agar lebih efisien dan bertujuan. Artinya, teknologi dapat dipahami sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Selain itu, teknologi tidak bisa dipisahkan dari masalah, karena pada hakikatnya  teknologi lahir dan dikembangkan untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh umat manusia.
Teknologi diterapkan di semua bidang kehidupan, di antaranya bidang pendidikan. Teknologi, modern dalam bidang komunikasi dengan produk yang berupa peralatan elektronik dan bahan (software) yang disajikan telah mempengaruhi seluruh sektor kehidupan termasuk pendidikan. Misalnya teknologi komunikasi pendidikan, maksudnya teknologi komunikasi yang diterapkan atau dipakai dalam dunia pendidikan. Sering disebut pula dengan teknologi pendidikan yang yang memanfaatkan media komunikasi. Teknologi komunikasi yang dimaksudkan secara khusus ditujukan untuk teknologi-teknologi broadcasting. Dengan demikian, teknologi komunikasi adalah sarana dan prasarana struktur kelembagaan dan nilai-nilai sosial yang dikumpulkan, disimpan, diolah dan dipertukarkan informasi sehingga memungkinkan untuk terjadinya persamaan persepsi atau tindakan.   

Pengertian teknologi komunikasi sebagai suatu proses meliputi hal-hal sebagai    berikut:
1.      Proses itu harus rasional dan efesien.
2.      Harus mensistem, karena segala sesuatu akan mempunyai dampak dan dipengaruhi oleh hal lain dalam lingkungannya.
3.      Harus bersistem, yaitu mempertimbankan segala variabel yang mungkin berpengaruh dalam menentukan prosedur tindakan agar proses itu efektif, efesien, dan serasi.
4.      Melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan.
5.      Mengarah pada pemecahan bersama.
6.      Memadukan berbagai prinsip, konsep, dan gagasan.
7.      Mempertimbangkan kondisi lingkungan untuk mencapai tujuan (Miarso, 2005: 303, 491).

Perkembangan teknologi komunikasi telah mengalami 4 revolusi dalam bidang komunikasi, yaitu:
a.       Dalam hal berbicara, kemampuan manusia berbicara dalam berkomunikasi antara seseorang dengan yang lain merupakan komponen yang harus ada dalam kelengkapan atribut-atribut yang memungkinkan kelompok-kelompok manusia bisa bekerja sama dan survive, serta berkembang.
b.      Ditemukannya tulisan, tulisan tidak hanya berfungsi sebagai suatu pembantu ingatan, titapi juga meningkatkan kemungkinan dalam berbagai hal.
c.       Penemuan percetakan, percetakan berfungsi sebagai basis bagi menyebarnya kemampuan melek huruf dan merupakan fondasi untuk terselenggaranya aktivitas pendidikan secara menyeluruh.
d.      Dalam hal hubungan jarak jauh atau telekomunikasi, dengan ditemukannya berbagai sarana yang memungkinkan manusia berhubungan satu sama lain tanpa harus terhalang oleh faktor jarak, kecepatan, dan waktu (Bell, 1979).
Dalam kaitan pemanfaatan teknologi komunikasi untuk pendidikan, Ashaby (1979) menyatakan bahwa dunia pendidikan telah memasuki revolusinya yang kelima. Yaitu dengan dimanfaatkannya teknologi informasi dan komunikasi mutakhir, khususnya komputer dan internet untuk pendidikan (Miarso, 2005: 104-105).  
Ada berbagai jenis dan bentuk teknologi komunikasi yang dapat digunakan atau dimanfaatkan dalam pendidikan, antara lain:
1.      Siaran Radio Pendidikan
Radio merupakan media elektronik tertua dan sangat luwes. Radio telah beradaptasi dengan perubahan dunia, melalui hubungan saling menguntungkan dan melengkapi dengan media lainnya. Secara umum radio dapat dipandang sebagai media komunikasi massa yang penyerapannya melalui indra pendengaran (audiktif). Dan siaran radio pendidikan adalah salah satu bentuk pemanfaatan teknologi komunikasi. Pemilihan media radio didasarkan pada kemampuan media ini dapat menjangkau populasi pendengar yang banyak dan biaya lebih murah (cost effective).
Adapun contoh pemanfaatan siaran radio pendidikan yaitu program pendidikan dan pelatihan guru SD melalui siaran radio pendidikan (Diklat SRP) adalah sebuah diklat jarak jauh bagi guru SD dengan memanfaatkan siaran radio. Tujuannya adalah untuk menigkatkan mutu pendidikan khususnya tingkat Sekolah Dasar melalui peningkatan kualitas dan profesionalisme guru.

 2.    Siaran Televisi Pendidikan
Siaran televisi (TV) merupakan media yang sangat ampuh (a powerful medium) dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat secara serempak. Siaran TV mempunyai daya jangkau yang luas dan mampu meniadakan batas wilayah geografis, sistem sosial, politik dan budaya masyarakat pemirsa. Selain itu mempunyai potensi untuk penetrasi dalam mempengaruhi sikap, kreativitas, motivasi, pandangan, gaya hidup, dan orientasi masyarakat. Dan siaran televisi juga memiliki potensi untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan/pembelajaran. Jadi, TV bisa juga diartikan sebagai salah satu bentuk sumber belajar dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dengan demikian, media televisi adalah salah satu bentuk pendayagunaan teknologi komunikasi.
Kesimpulan dari penelitin ini adalah program radio dan televisi pendidikan merupakan bagian integral dari pengembangan materi dan kurikulum pendidikan. Pusat Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom), Depdiknas sesuai dengan tugas dan fungsinya merintis berdirinya stasiun telivisi pendidikan. Pada tanggal 12 Oktober 2004 Mentri Pendidikan Nasional meluncurkan pengembangan dan penyelenggaraan siaran Televisi edukesi (TVE). TVE merupakan televisi yang mengkhususkan diri dalam penyiaran program-program pendidikan dan pembelajaran untuk semua jenis, jenjang, dan jaluran pendidikan. Artinya materi yang disiarkan TVE boleh dikatakan 100% bermuatan pendidikan dan pembelajaran.
C.                 Dampak Teknologi Komunikasi
Setiap teknologi, tentu mempunyai dampak. Dampak teknologi komunikasi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu: dampak positif dan negatif.
1.    Dampak positif teknologi komunikasi
a.    Bidang ekonomi, memberi kemudahan dan kenyamanan bagi kelangsungan transaksi bisnis sehigga mempunyai fungsi vital dalam gerak perekonomian dari hari ke hari.
b.    Bidang pendidikan, memungkinkan seseorang dalam belajar tanpa terikat oleh jarak dan waktu.
c.    Bidang politik, memelihara dan mempertahankan integritas serta aktivitas pertahanan dan keamanan suatu bangsa (Zulkarimein Nasution, 1989).


2.    Dampak negatif teknologi komunikasi
a.    Terjadinya monopoli dan pengelolaan, penyediaan, dan pemanfaatan informasi.
b.    Tidak meratanya distribusi informasi.
c.    Kurangnya isi pesan yang edukatif.
d.   Terjadinya polusi informasi.
e.    Terjadinya invasi terhadap privasi.
f.     Timbulnya permasalahn dalam hak cipta (Zulkarimein Nasution, 1989).
  

BAB III
KESIMPULAN

Teknologi komunikasi adalah sarana dan prasarana struktur kelembagaan dan nilai-nilai sosial yang dikumpulkan, disimpan, diolah dan dipertukarkan informasi sehingga memungkinkan untuk terjadinya persamaan persepsi atau tindakan.   
Pengertian teknologi komunikasi sebagai suatu proses meliputi hal-hal sebagai    berikut:
1.      Proses itu harus rasional dan efesien.
2.      Harus mensistem .
3.      Harus bersistem.
4.      Melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan.
5.      Mengarah pada pemecahan bersama.
6.      Memadukan berbagai prinsip, konsep, dan gagasan.
7.      Mempertimbangkan kondisi lingkungan untuk mencapai tujuan (Miarso, 2005: 303, 491).

Perkembangan teknologi komunikasi telah mengalami 4 revolusi dalam bidang komunikasi, yaitu:
a.         Dalam hal berbicara.
b.        Ditemukannya tulisan.
c.         Penemuan percetakan.
d.        Dalam hal hubungan jarak jauh atau telekomunikasi (Bell, 1979).

Ada berbagai jenis dan bentuk teknologi komunikasi yang dapat digunakan atau dimanfaatkandalam pendidikan, antara lain:
1.        Siaran Radio Pendidikan.
2.        Siaran Televisi Pendidikan.
Dampak teknologi komunikasi dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
1.         Dampak positif teknologi komunikasi.
2.         Dampak negatif teknologi komunikasi.

DAFTAR PUSTAKA

Drs. Bambang Warsita, Teknologi Pembelajaran Landasan dan Aplikasinya. PT Rineka Cipta, Jakarta, 2008.
H. M. Abdul Hamid, M.A, H. Uril Baharuddin, M.A, Bisri Mustofa, M.A, Pembelajaran Bahasa arab, Pendekatan, Metode, Strategi, Materi, dan Media. UIN-Malang Press, Malang, 2008.
Prof. Dr. Azhar Arsyad, M.A, Bahasa Arab dan Metode Pengajarannya. Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2010.








Share this games :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar yang sopan